Showing posts with label Hadits. Show all posts
Showing posts with label Hadits. Show all posts

Friday, December 2, 2011

Puasa Daud

1.      Matan dan terjemah Hadits
حديث عبد الله بن عَمرو، قال: أُخْبِرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَنِّي أَقُولُ: وَاللَّهِ لَأَصُومَنَّ النَّهَارَ، وَلَأَقُومَنَّ اللَّيْلَ مَا عِشْتُ، فَقُلْتُ لَهُ: قَدْ قُلْتُهُ بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي قَالَ: «فَإِنَّكَ لاَ تَسْتَطِيعُ ذَلِكَ، فَصُمْ وَأَفْطِرْ، وَقُمْ وَنَمْ، وَصُمْ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ، فَإِنَّ الحَسَنَةَ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، وَذَلِكَ مِثْلُ صِيَامِ الدَّهْرِ» ، قُلْتُ: إِنِّي أُطِيقُ أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ، قَالَ: «فَصُمْ يَوْمًا وَأَفْطِرْ يَوْمَيْنِ» ، قُلْتُ: إِنِّي أُطِيقُ أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ، قَالَ: «فَصُمْ يَوْمًا وَأَفْطِرْ يَوْمًا، فَذَلِكَ صِيَامُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ، وَهُوَ أَفْضَلُ الصِّيَامِ» ، فَقُلْتُ: إِنِّي أُطِيقُ أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ «لاَ أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ»[1]
Artinya:
"Hadits Abdullah bin Amr, Abdullah Bin Amr berkata: Rasulullah saw. Mengabarkan kepadaku ketika aku berkata: Demi Allah, aku akan berpuasa pada siang hari dan akan beribadah pada malam hari selama aku hidup, kemudian aku berkata: aku tela mengatakan hal ini kepada ibuku, engkau dan ibuku. Rasulullah bersabda: sesungguhnya engkau tidak akan sanggup melakukannya, maka berpuasalah dan berbukalah, dirikanlah malam dan tidurlah, berpuasalah tiga hari dalam sebulan, karena sesungguhnya satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan, dan puasa tiga hari dalam sebulan adalah seperti puasa terus menerus. Aku berkata: saya mampu melakukan yang lebih dari itu, Rasulullah bersabda: maka berpuasalah sehari dan berbukalah dua hari, Aku berkata: saya mampu melakukan yang lebih dari itu, Rasulullah bersabda: maka berpuasalah sehari dan berbukalah sehari, ini adalah puasa nabi Daud as. Dan sebaik-baik puasa. Aku berkata: saya mampu melakukan yang lebih dari itu, Rasulullah saw. Bersabda: tidak ada yan lebih baik dari itu." (HR. Bukhori)

Wednesday, July 20, 2011

Mengenal Kutub as-Sittah

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Penulisan
Secara umum, kitab-kitab hadits terbagi menjadi dua, pertama Kutub al-Ahadits al-Mu’tamadah (kitab-kitab hadits induk/primer) dan kedua, Kutub al-Ahadits Ghair al-Mu’tamadah (kitab-kitab hadits sekunder).
Kutub al-Ahadits al-Mu’tamadah adalah kitab-kitab hadits yang ditulis oleh para imam-imam hadits yang memiliki riwayat secara langsung dari Rasulullah saw. Melalui jalur sanadnya sendiri secara keseluruhan dari awal hingga akhir. Seperti kitab shahih al-Bukhari, shahih Muslim, sunan at-Tirmidzi, sunan an-Nasa’i, sunan Ibnu Majah, musnad Imam Ahmad Bin Hambal dan sebagainya. Kitab-kitab seperti inilah yang harus dikenali oleh generasi-generasi umat Islam saat ini, karena kapasitas kitab-kitab tersebut sebagai rujukan utama dalam sunnah nabawiyah. Dan tidak mungkin bagi seseorang yang mengkaji hadits untuk meningalkan kitab-kitab tersebut.
Sedangkan Kitab al-Ahadits Ghair al-Mu’tamadah adalah kitab-kitab hadits yang ditulis oleh para imam hadits namun tidak melalui jalur sanadnya sendiri, melainkan berupa gabungan hadits-hadits melalui jalur sanad yang lain yang diambil dari kitab-kitab hadits induk. Kitab-kitab ini seperti Riyadhus Shalihin, Bulughul Maram, Nailul Authar, dan sebagainya.

E-mail Newsletter

Kirim alamat E-mail anda untuk mengikuti pembaruan dari kami.

Recent Articles

© 2015 Waajibaty | Distributed By Zacky | Created By Zacky
TOP