- Pengetian istima'
Seperti yang telah diketahui bersama, bahwa didalam bahasa arab ada empat maharoh (kemampuan dasar) yang harus dimiliki. Yaitu Istima' (menyimak), qira'ah (membaca), kitabah (menulis) dan kalam (berbicara). Keempat maharah ini harus berjalan bersama untuk hasil yang lebuh baik. Dalam evaluasi pembelajaran bahasa arab diperlukan juga cara-cara untuk evalusi dari masing-masing maharoh tersebut.
Pada hakikatnya, pemahaman umum pada suatu teks bersumber dari pemahaman terhadap unsur-unsur tertentu yang menunjang pemahaman umum tersebut. Dan unsur-unsur ini tergantung pada kemampuan pengajar untuk membedakan beberapa suara. Agar suara tersebut jelas, maka dibutuhkan pemahaman utuh seorang pengajar, hal ini bertujuan untuk meminimalisir kesalahan-kesalahan mufrodat yang diterima oleh siswa. Penilaian istima' ini dibedakan menjadi dua, yaitu membedakan suara (tamyiiz al-ashwat) dan pemahaman teks yang didengar (fahm al-masmu').
Salah satu kemampuan yang sangat penting dalam berbahasa adalah kemampuan menyimak. Setiap individu dituntut untuk mempunyai kemampuan menyimak yang benar. Pernyataan ini beralasan karena kemampuan menyimak merupakan suatu bentuk kegiatan dalam berkomunikasi. Dapat dikatakan bahwa seseorang tidak akan dapat berbicara dengan orang lain atau merespon tuturan orang lain, tanpa memahami isi tuturan tersebut atau tanpa memiliki kemampuan menyimak. Bahan tes menyimak yang perlu diperhatikan adalah:











